Sunday, October 27, 2002

Fweeewww...
Lama banget engga nulis, sebulan lewat.
Udah dua kali gue dateng ke reuni kecil-kecilan angkatan gue waktu kuliah... ada yang berubah, tapi banyak yang blom berubah juga dari mereka, raut muka yang semakin dewasa, warna putih di rambut yang semakin banyak (wah, musti semir nih). Banyak dari mereka sudah berhasil... wah seneng juga melihat mereka-mereka itu.
18 taun sudah sejak kami mulai kuliah, 1984... gile tuaaaaaaaa banget.

Monday, September 16, 2002

Engga tau mo nulis apa... rasanya lesu bener hari ini.
Badan capeeeee banget, padahal engga begitu banyak kerja'an.
udah ah.

Monday, September 09, 2002

Browsing pagi-pagi nemu yang cukup mbuat senyum juga, tadinya sih iseng ke google terus masuk kedirektorinya, mblusuk-mblusuk sampe akhirnya ada yang cukup menarik untuk di klik, orang iseng banget nih pasti, mbuat website tentang ganja dan segala seluk beluknya, kayaknya doi ini maniak ganja... gile juga...
Terus satu lagi, manusia yang satu ini malah maniak permen karet, segala sesuatu tentang permen karet di masukin disini...hehhee..
Terakhir, sebelum kerja, gue ndaftar ke anzwers.net, ini website gratis dengan 60 MB, dengan unlimited kunjungan... bisa di upgrade untuk nambah space, dengan gratis juga asal minta lewat email ke pengelolanya... ada dua versi, versi adult dan versi komersil... mayannnn...
Seperti senin yang sudah-sudah, masih tersisa rasa liburan, jadi males kerja, walaupun dipaksa... cuma selesai 20-40% dari target.
Lebih banyak browsing akhirnya, dan kemana-mana akhirnya muter-muter disekitar photografi, terus ke link-link yang laen tapi masih tentang foto.

Friday, September 06, 2002

Ihhh... jum'at lagi
Bener-bener engga terasa kalau waktu ngebut banget... serem juga, tau-tau besok udah tua banget, sekarang aja rasanya udah tua banget (emang udah tua sih, uban makin merata).
Hari ini gue dapet link yang rasanya oputunis banget.. meninggalkan pesan untuk dibaca 50 ribu tahun kedepan, gile juga, apa iya masih bisa diliat tuh... ngebayanginnya serem juga ah... tapi siapa tau emang bener masih bisa dibaca... sapa yang baca ya? komentarnya apa? hahahhahaa....

Wednesday, September 04, 2002

Sepertinya minggu ini topik Indonesia adalah QSAR yang mendekati babak akhir, TKI Ilegal di Nunukan yang makin hot, dan Keputusan Akbar Tanjung bersalah atau tidak. Coba kita lihat satu persatu

QSAR
Setelah si 'empunya' QSAR menyerahkan diri, dan nanti dalam proses dinyatakan bersalah atau pailit, kemudian bagaimana jalan keluar untuk mengembalikan uang para investor, dengan menjual aset yang ada? tidak akan menutup semuanya saya kira, pasti ada biaya operasional dan administrasi yang harus dikeluarkan selama proses pengembalian uang investor itu kan?
Kalau investornya itu orang kaya, yang uang engga perlu lagi dipikir, model anggota DPR/MPR itu, mungkin kehilangan 200 juta atau bahkan lebih tidak akan membuat mereka miskin, minimal tahun depan sudah terkumpul lagi sebesar itu (atau bahkan bulan depan). Lalu bagaimana nasib orang-orang yang menanam uang 1 juta, namun itu lah milik mereka semua, atau bahkan uang itu boleh ngutang... mereka menanam ke QSAR dengan harapan mendapat tambahan tetap atau penghasilan tetap seperti yang dijanjikan, namun apadaya... ludes...
Tim yang pasti akan dibentuk nantinya untuk mengurus pemulangan uang investor itu juga butuh honor tambahan untuk uang transpor, semakin engga jelas aja nanti kemana saja aset QSAR itu... (begitulah birokrasi kita).

TKI
Sebenarnya masalah TKI Ilegal ini bukan masalah baru, dari dulu juga begitu... namun pemerintah tidak serius menanganinya, karena merasa tidak mau terlalu repot, tapi setelah diulimatum oleh Malaysia, barulah kebakaran jenggot pemerintah kita, padahal kalau dari dulu, entah 10 atau 20 bahkan 30 tahun lalu sudah dibenahi, maka hasilnya pasti lain. Apa sih yang perlu dibenahi?
Birokrasi, lagi-lagi birokrasi...
Kenapa mereka mau jadi TKI Ilegal, kalau resikonya besar disisi negatif? Birokrasi, jawabnya... karena birokrasi untuk menjadi TKI legal itu sangat sulit dalam prateknya. Bahwa untuk menjadi TKI itu harus keluar uang dimuka dulu... semua juga tau, untuk administrasi kata PJKTI... kenapa besar sekali? karena untuk mengurus izin pemberangkatan TKI itu harus melalui jalur birokrasi pemerintah yang notabene juga harus disiapkan amplop.
Akhirnya karena urusan amplop itulah, seleksi TKI yang qualified diabaikan, asal bisa menyetor sekian juta bisa diurus semua....
dan bagi yang tidak beruang cukup banyak, silahkan bayang tekong/calo gelap... jadilah TKI gelap.... asal engga kena 'garuk' yang bisa selamat dan bisa nabung juga, nabung yang lumayan tentunya.

AKBAR TANJUNG
Salah atau tidak bersalah, masalah Bang Akbar ini terlalu berbau politis, disatu sisi ingin menonjolkan bahwa kita adalah negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan berdasarkan hukum yang kita anut, namun disisi lain seperti 'ketoprak humor' selama berlangsungnya sidang, lebih banyak dinikmati sebagai tontonan daripada esensi hukum yang sebenarnya.
Dan, kita seperti ketika menonton 'ketoprak humor' secara garis besar sudah tau jalan ceritanya bahkan akhirnya, apapun keputusannya masuk atau keluar penjara, semua itu adalah 'ketoprak'.
Kalau dinyatakan bersalah itu karena untuk menyelamatkan muka negarawan kita, bukan karena hukum, dan kalau dinyatakan tidak bersalah, juga untuk menyelamatkan segelintir negarawan kita.
Jadi keputusan hakim tidak berdasarkan hukum, tapi lebih bersifat politis... menahan gejolak politik dalam negeri, apapun.....

Monday, September 02, 2002

Seharian ini apa aja yang gue kerja'in? Coba gue urut...
bangun pagi, seperti biasa/ nganter anak sekolah, juga seperti biasa/ ganti ban dalem (mana lagi bokek)/ macet (jangan dibahas)/
Nah, pas macet itu ndengerin radio yang mbahas tentang QSAR... padahal-kan sebenarnya kalau orang-orang mau sedikit berpikir jernih, tanda-tanda bisnis model begini'an sudah kebaca... mana ada bisnis bisa untung setiap bulan, dasar aja para investornya terbuai dengan rayuan gombal.
Gue inget mantan boss pernah dibilangin sama temen disini, bahwa sebaiknya ditarik aja uang yang di invest disana, soalnya tanda-tanda menuju jurang kehancuran sudah keliatan, gue inget itu sekitar 6 bulan yang lalu... tapi mantan boss acuh beibeh... katanya feasibility study-nya menyakinkan... jadi dia tanam 400 jeti disana... amblas deh kali sekarang... gue blom ketemu mantan boss itu lagi......

Terus, sesampai dikantor, ngerja'in pengadministrasian studi BPS sama bikin memo minta duit... terus browsing kemana-mana deh, update blogger sama sekarang mo pindah ruangan ke mabes, nunggu boss yang pinjem bo'il... hhhhhh...

Friday, August 30, 2002

Malem lagi nih kayaknya pulangnya.... kerja'an blom beres-beres juga..
selingin sama nulis blog dulu, entar langsung pulang ah
besok jalan-jalan kemana ya? Libur kan... tapi gajian masih lama nih paling cepet rabu
semoga aman-aman aja semua...
happy weekend
see you on monday with another sektor 4